Sandal Tarumpah
Asli

sandal tarumpah laki
lihat detail
Payung Geulis
Kertas

Payung kertas Tasikmalaya
lihat detail
Payung Geulis
Kain

Payung geulis Tasikmalaya
lihat detail
Kipas Tangan
Tradisional

sandal tarumpah Ketokan
lihat detail

Sabtu, 11 Agustus 2018

Penggunaan dan pemanfaatan bambu dalam makanan


wadah dari bambu
wadah dari bambu
Bambu dan kayu merupakan kekayaan alam yang paling banyak di gunakan oleh manusia. Baik untuk hal kecil maupun hal besar, kegunaan bambu tidak bisa terpisahkan dari berbagai keperluan manusia. Bambu bisa di gunakan untuk apa saja, banyak nama dan istilah yang melekat pada bambu misalnya seperti, rumah bambu, pagar bambu, tiang bambu, jembatan bambu, rakit (perahu) bambu dan lain sebagainya. 

Berbagai macam pemanfaatan dan penggunaan bambu untuk keperluan sehari hari, terutama yang berhubungan dengan makanan, diantaranya, 

Tusuk sate 
Tidak dapat di pungkiri dari jaman dulu sampai sekarang penggunaan bambu untuk tusuk sate belum pernah tergantikan oleh bahan lain. 

Tusuk gigi 
Selain tusuk sate, tusuk gigi juga menggunakan bahan yang terbuat dari bambu juga meskipun dari kayu juga bisa saja. 

Tusuk makanan 
Agar makanan bisa di ambil tanpa menggunakan jari tangan, maka alat bantu untuk mengambilnya menggunakan tusuk makanan dari bambu. Sekarang hampir semua penjual jajanan makanan pun menggunakannya. 

Sumpit 
Selain dari kayu pembuatan sumpit juga menggunakan bahannya dari bambu. 

Arang bambu 
Selain arang di gunakan untuk pembakaran sekarang setelah di temukan inovasi baru ternyata arang bambu juga bisa di gunakan sebagai bahan makanan. 

Rebung bambu 
Sudah dari dulu tunas bambu yang mulai tumbuh bisa di olah sebagai bahan makanan, dengan cara pengolahan sederhana tunas bambu aman untuk di makan. 

Pembungkus makanan 
Ada jenis makanan tradisional pembungkusnya menggunakan daun bambu yaitu Bacang (bahasa Sunda). Makanan tradisional ini terbuat dari beras yang di isi dengan daging ayam atau sapi yang menjadi ciri khasnya yaitu pembungkus menggunakan daun bambu. 

Kotak tempat makanan 
 Sebelum di temukan tempat makanan dari dus (kertas) atau plastik, dulu ketika orang hajatan atau syukuran suka di beri bingkisan makanan dari kotak anyaman bambu. Kalau sekarang sudah di ganti dengan nasi dus atau nasi kotak, tapi ada sebagian orang yang masih menggunakan kotak dari bambu tersebut. Istilah orang sunda namanya pipiti atau besek. Pipiti atau besek merupakan tempat makanan tradisional. 

Atau sering kita lihat di pasar pasar tradisional pembungkus atau penyimpanan (kemasan) ikan laut berukuran kecil menggunakan kotak yang terbuat dari bambu. 

Tempat makanan 
 Ada lagi tempat makanan tradisional orang jaman dulu yang terbuat dari bambu, yaitu tempat nasi namanya boboko kalau orang sunda. 

Tudung saji bambu 
 Penutup makanan di atas meja makan agar terlindung dari berbagai hal yang bisa mengotori. 

Tali pembungkus makanan 
Untuk mengikat pembungkus makanan, setelah makanan di bungkus dengan daun pisang kemudian di ikat dengan tali bambu. 

Pisau tradisional 
Untuk membersihkan jeroan belut atau usus ayam sebagian orang ada yang masih menggunakan bambu sebagai alat bantu pisau nya yang di potong ukuran kecil tipis, bagian bambu yang di gunakan adalah bagian lapisan luar (hinis, bahasa Sunda). 

Betapa pentingnya pemanfaatan sebuah bambu dalam kehidupan sehari hari terutama dalam hal yang berhubungan pengolahan makanan. Mungkin karena bambu lebih praktis, murah dan mudah di dapatkan serta di gunakan.

-->