Sandal Tarumpah
Asli

sandal tarumpah laki
lihat detail
Payung Geulis
Kertas

Payung kertas Tasikmalaya
lihat detail
Payung Geulis
Kain

Payung geulis Tasikmalaya
lihat detail
Kipas Tangan
Tradisional

sandal tarumpah Ketokan
lihat detail

Sabtu, 23 Desember 2017

Payung hias untuk karnaval festival


Payung hias untuk karnaval festival
Payung hias untuk karnaval festival 
Payung hias tradisional sebenarnya bisa di gunakan untuk apa saja, semua penggunaannya terserah pemakainya sendiri. Selain untuk hiasan dekorasi ruangan payung hias banyak di gunakan untuk acara festival atau karnaval. Mungkin karena produk kerajinan yang unik dan bagus, payung hias atau payung tradisional menjadi daya tarik tersendiri. Sehingga sering mereka gunakan baik oleh peserta karnaval atau pun panitia acara festival karnaval tersebut. 

Untuk mendatangkan banyak wisatawan untuk berkunjung ke suatu daerah terutama untuk kota kota di berbagai wilayah di Indonesia. Sekarang banyak kota kota kecil mempersolek diri mencari perhatian banyak kalangan dengan mengadakan berbagai acara baik acara kesenian atau kebudayaan daerah atau festival karnaval tahunan. 

Kota Solo dan kota Tasikmalaya sudah melaksanakan acara festival karnaval dengan tema payung hias tradisional sebagai ciri khas keunikan daerah. Meskipun tidak sekelas dengan Jember karnaval festival yang menjadi buah bibir dan di nanti pengamat karnaval festival di Indonesia. 

Hal itu untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat secara luas, baik masyarakat lokal maupun non lokal bahkan ke pengunjung dari negara asing pun banyak yang tertarik. Selain itu juga untuk meningkatkan penjualan produk produk lokal khas daerah tersebut termasuk produk produk kreatif kerajinan. 

Seperti yang baru baru ini telah di selenggarakan dengan sukses dan meriah, yaitu acara karnaval festival di kota Tasikmalaya yang bertajuk Tasikmalaya oktober festival yang di laksanakan tiap bulan oktober dan acara ini di agendakan menjadi acara tahunan. 

Kembali ke topik bahasan yaitu payung hias untuk acara karnaval festival, banyak penggunaan payung hias tradisional di gunakan untuk acara tersebut, diantaranya yaitu, 

Untuk hiasan para peserta karnaval 
Untuk menambah keunikan pada tampilan para peserta karnaval maka banyak para peserta menggunakan payung geulis atau payung hias sebagai properti hiasan ketika berkarnaval. Bisa dengan membawa sebuah payung bisa juga menggunakan beberapa buah atau bahkan banyak payung sebagai hiasan dan kostum pakaiannya. 

Bahkan ada juga peserta karnaval menggunakan payung hanya bagian penutupnya saja dan di pakai dan di pasang pada kostum atau pakaian mereka sehingga menjadi sebuah pakaian atau kostum yang sangat menarik. Hal tersebut merupakan daya kreatifitas dan ide masing masing peserta. 

Payung hias untuk hiasan tempat acara karnaval festival 
Pemasangan payung hias di lokasi dan di titik tempat tertentu sebagai hiasan dekorasi, bisa di luar ruangan atau di dalam ruangan. Seperti ketika di acara Tasikmalaya oktober festival pemasangan payung hias berada di sebuah lokasi dan tempat yang telah di tentukan. 

Baik dalam jumlah sedikit atau juga dalam jumlah banyak, ketika itu jumlah payung yang di pasang di lokasi berjumlah ratusan bahkan total ribuan payung yang di pasang secara berjajar dan teratur. Pembuatan payung pun beraneka ragam dari ukuran kecil sampai ukuran paling besar. 

Ada juga di sebuah titik tertentu pemasangan payung yang jumlahnya sedikit dengan cara pemasangan yang berbeda sehingga menjadi sebuah tempat yang unik dan menarik. Sehingga ketika pengunjung mengambil foto di tempat tersebut menjadi bagus dan menarik. 

Jadi penggunaan payung hias tradisional atau payung geulis tidaklah terbatas, bisa di gunakan untuk apa saja dan kapan saja. Di pasang dengan cara apa pun dan bagaimana pun tetaplah menarik dan bagus. Hal tersebut tergantung ide daya kreatifitas sang pembuat dan tim perencana acara festival atau karnaval.