Sandal Tarumpah
Asli

sandal tarumpah laki
lihat detail
Payung Geulis
Kertas

Payung kertas Tasikmalaya
lihat detail
Payung Geulis
Kain

Payung geulis Tasikmalaya
lihat detail
Kipas Tangan
Tradisional

sandal tarumpah Ketokan
lihat detail

Kamis, 20 Maret 2014

Cara penggunaan dan pemeliharaan payung geulis bahan kain dan kertas


cara membuka dan menutup payung geulis kertas
Cara membuka dan menutup payung geulis
Produk kerajinan tangan sangat berbeda dengan produk hasil pabrikan yang di buat menggunakan mesin mesin modern, tidak dapat di pungkiri di balik kelebihan serta keunikannya produk kerajinan tangan mempunyai kekurangan dan kelemahan. Produk pabrikan dengan mesin modern saja punya berbagai kelemahan dan cepat rusak apalagi produk kerajinan tangan yang proses pembuatannya menggunakan tangan manusia dan alat alat sederhana seadanya pasti sangat jauh berbeda. 

Bebagai macam cara penggunaan dan pemeliharaan payung geulis Tasikmalaya yang terbuat dari bahan kain atau bahan kertas, hal ini sebagai informasi yang mungkin para pengguna atau yang mempunyai sebuah payung tradisional Indonesia dari Tasikmalaya ini, berikut beberapa hal yang mungkin bisa sedikit bermanfaat. 

Cara membuka dan menutup payung geulis bahan kain dan kertas 
Untuk payung kertas yang masih baru di cat warna sebelum di buka harap renggangkan dulu semua jari jarinya takut rapat atau belum kering, sebenarnya tidak semua payung kertas perlu di perlakukan seperti ini. Hal ini untuk menghindari kerusakan pada bagian payung terutama pada payung yang masih baru di cat atau payung yang sudah lama tidak di buka. 

Cara membuka payung 
Setelah memegang pegangangannya tarik kedepan bagian pangkal bagian tengah ke atas perlahan lahan sambil memperhatikan bagian penutup payung yang terbuat dari kain atau kertas tidak ada yang terlipat atau rapat dan jari jari tidak ada yang lepas sampai bagian kawat pengunci keluar atau terkunci seperti pada gambar di atas. 

Cara menutup payung 
Menarik pangkal atau bagian tengah ke depan sambil di tahan dan kawat pengunci di tekan ke bawah/ke dalam sampai kawat pengunci tertekan ke dalam sehingga payung tersebut bisa di tutup dengan sempurna 

Dalam hal membuka dan menutup payung geulis dari bahan kain atau kertas yang perlu di perhatikan adalah pada proses pelipatan penutup bagian atas agar lipatan kain atau kertas menjadi rapi dan ketika di buka dapat terbuka dengan sempurna. Serta semua jari jari tidak ada yang lepas atau rusak sehingga payung menjadi kelihatan bagus. 

Berbagai permasalahan yang mungkin timbul pada payung geulis kain atau payung kertas diantaranya,
 - Jari jari payung ada yang lepas, ini adalah masalah yang mungkin terjadi tapi tidak semua payung geulis mengalami hal seperti ini 
 - Jahitan pada ujung kain ada yang lepas, akibat ketidak hati hatian pengrajin dalam mengunting bagian ujung kain atau dalam menjahit bagian ujung kain payung. 
- Pada payung kertas lapisan cat pada bagian luar ada sedikit terkelupas akibat rapat atau ketika cat belum kering sudah di buka tutup. 
- Akibat bambu atau kayu yang belum kering dalam jangka waktu yang lama akan timbul jamur ( bulukan dalam isltilah bahasa sunda ) 

Semua permasalahan di atas dapat kita perbaiki dengan cara cara sederhana berikut cara memperbaiki apabila ada sedikit kerusakan

Bagian jari jari lepas 
Apabila dalam keadaan darurat atau ngak sempat untuk memperbaiki tempatkan saja ujung jari jari yang lepas pada tempat semula/asalnya, kalau sempat untuk memperbaiki lakukan dengan cara menjahit dengan cara manual yaitu dengan jarum kecil ( jarum kecos dalam bahasa sunda ) dan benang, dengan mengikat jari jari tersebut berulang ulang ke tempat asal semula ke bagian mana saja yang penting ketika payung di buka atau di tutup jari jari tersebut tidak lepas lagi atau merobek ke bagian atas penutup payung.. 

Cat terkelupas 
Umumnya cat bisa sedikit terkelupas yaitu pada payung dari bahan kertas yang masih baru atau catnya belum kering dengan sempurna akibat rapat atau menempel dengan lapisan cat yang lain, makanya dalam hal ini sebelum di buka payung tersebut harus di renggangkan dulu jari jari bagian luarnya agar ketika di tarik atau di buka tidak merekat/rapat. 

Bambu atau kayu jamuran 
Akibat bambu atau kayu yang masih basah atau belum kering maka dalam jangka waktu lama akan timbul hal semacam itu cara yang perlu di lakukan adalah proses pembersihan jamur tersebut dan di panaskan dengan cara di jemur. 

Jahitan lepas pada payung geulis jenis kain 
Untuk memperbaiki jahitan yang lepas perlu di jahit kembali atau menggunakan cara cara sederhana dengan tangan menggunkan jarum biasa dengan benang jahit di sulam. 

Cara penyimpanan dan perawatan 
Sebagaimana semua jenis barang atau benda lainnya apabila dalam cara penympanan dan perawatan kurang bagus maka barang atau produk yang kita miliki akan cepat rusak begitu juga sebaliknya. Apabila dalam perawatan tidak di perhatikan tentu akan cepat rusak. Berikut beberapa cara perawatan payung geulis atau payung kertas agar tidak cepat rusak, 
 - Penyimpanan tidak di tempat yang lembab atau basah apalagi di atas lantai tanpa alas penghalang, 
 - Kalau bisa di tutup pakai pelindung agar tidak kena debu atau kotoran dan sewaktu waktu harus di buka agar tidak terlalu lembab 
 - Di gantung agar kena angin dan sekali kali perlu di hangatkan dengan cara di jemur sebentar. 
 - Di simpan kembali pada tempatnya apabila sudah di gunakan 
 - Dalam jumlah banyak penyimpanan jangan di tumpuk apalagi jangka waktu lama 
 - Penyimpanan dalam jangka waktu lama pada bagian dalam payung tepatnya pada bagian jari jari perlu di bersihkan dengan kuas apabila terkena jamur segera di bersihkan dan di jemur atau di panaskan di bawah terik matahari. 

Para pengrajin sudah menyadari Produk payung geulis ini mempunyai sedikit punya kelemahan dengan berjalannya waktu hal tersebut akan menjadi koreksi kedapan serta akan di perbaiki agar produk payung geulis menjadi lebih baik.