Sandal Tarumpah
Asli

sandal tarumpah laki
lihat detail
Payung Geulis
Kertas

Payung kertas Tasikmalaya
lihat detail
Payung Geulis
Kain

Payung geulis Tasikmalaya
lihat detail
Kipas Tangan
Tradisional

sandal tarumpah Ketokan
lihat detail

Jumat, 02 Desember 2016

Persoalan dalam menjual produk orang lain


Salah satu jenis usaha yang sedang populer saat ini adalah bisnis di dunia Internet, baik melalui media sosial, maketplace atau blog pribadi (Web). Bisnis online orang biasa menyebutnya, dalam bisnis ini ada yang menjual produk sendiri ada juga yang menjual produk orang lain. Cara yang paling gampang dalam bisnis jenis ini adalah menjual produk orang lain (reseller). 

Mungkin karena mudah di lakukan juga tidak memerlukan biaya (modal) besar, sehingga banyak yang lakukan. Produk sudah tersedia dan kita hanya menjualnya saja. Apalagi bisnis di dunia internet seperti ini tidak menyita banyak waktu dan tempat, serta bisa di lakukan kapan saja dan di mana saja. 

Reseller dengan sistem dropship adalah yang paling enak dan banyak di lakukan. Karena lebih simpel dan tidak rumit, proses pengiriman dan pengepakan mereka yang urus. Kita hanya mencari pembeli saja sebanyak banyaknya. 

Jaminan kualitas dan garansi produk serta ketersediaan produk harus menjadi hal utama, sehingga pembeli akan merasa puas dengan produk yang kita jual. 

Dengan kemudahan sistem kerja sama ini memang menguntungkan kedua belah pihak. Tapi sistem ini tidak terlepas dari berbagai persoalan di dalamnya. Karena proses pengiriman umumnya di lakukan oleh pihak yang kita ajak kerja sama atau yang mempunyai produk, maka kita sebagai penjual tidak mengetahui produk secara detail dalam proses pengiriman. 

Sehingga berbagai kemungkinan persoalan mungkin saja terjadi, berikut diantaranya, 

1. Kualitas produk tidak sesuai harapan, kadang produk sampel dengan produk yang di kirim berbeda terutama dari segi kualitas. 

2. Ketika masuk proses pengiriman stok habis, hal ini di karenakan ketika proses transaksi tidak konfirmasi mengenai stok yang ada. 

3. Produk yang cacat sengaja di loloskan atau di kirimkan, sehingga timbul komplain saat produk di terima pembeli. 

Selain itu berbagai persoalan bisa saja terjadi setelah transaksi selesai, misalnya 
- Return atau pengembalian produk yang cacat atau rusak 
- Komplain dari pembeli dalam proses pengiriman tidak tepat waktu  
- Produk pengganti sudah habis atau tidak tersedia
- Ukuran, warna, model tidak cocok dengan keinginan pembeli  
- Produk tidak sama dengan yang di foto 
- Kerusakan saat dalam proses pengiriman 

Berbagai jenis usaha apa pun dengan sistem kerja sama memang tidak ada yang sempurna selamanya, dalam perjalanannya akan timbul berbagai macam kendala. Sebelum kita bergabung kita harus mencari informasi dulu ke berbagai pihak atau sumber terpercaya agar kita tidak salah dalam memilih orang atau perusahaan yang akan kita ajak kerja sama.