Sandal Tarumpah
Asli

sandal tarumpah laki
lihat detail
Payung Geulis
Kertas

Payung kertas Tasikmalaya
lihat detail
Payung Geulis
Kain

Payung geulis Tasikmalaya
lihat detail
Kipas Tangan
Tradisional

sandal tarumpah Ketokan
lihat detail

Produk Sandal Tarumpah yang kami jual adalah produk sandal Tarumpah asli bukan modifikasi atau produk kodian, di buat khusus pesanan menggunakan kulit asli dan karet mentah ( kref ) tidak di campur bahan lain.

Minggu, 05 Juni 2016

Pengrajin bubut kayu Tasikmalaya


Sentra pengrajin bubut kayu Tasikmalaya berada di kampung Sindang galih jalan Noenoeng Tisnasaputra gang Hasbulloh Kahuripan kecamatan Tawang kota Tasikmalaya. Mungkin di karenakan wilayah tersebut adalah salah satu sentra produk mebel kayu Tasikmalaya, sehingga keberadaan pengrajin bubut sangat di butuhkan dalam proses pembuatan berbagai produk mebel kayu. Sehingga pengrajin bubut kayu di sana cukup berkembang pada waktu itu.

Dengan beragam model dan bentuk produk mebel kayu, yang pada bagian produknya sering menambahkan hiasan seni bubutan, hiasan tersebut di buat agar produk lebih menarik. Dalam pengerjaannya di kerjakan terpisah oleh pengrajin bubut kayu. pengrajin bubut umumnya hanya mengerjakan bagian bagian tertentu saja yang tidak bisa dikerjakan pembuat produk itu sendiri.

Keberadaan pengrajin bubut di sini sudah ada sejak lama, bahkan dulu alat kerjanya pun masih menggunakan peralatan bubut tradisional yang sederhana ( kejek, istilah pengrajin setempat ) yaitu dengan menggunakan alat penggerak tali yang pengoperasiannya di injak injak dengan kaki sehingga bahan kayu yang akan di bubut berputar putar. Untuk mengoperasikannya pun cukup sulit perlu keahlian khusus, pergerakan kaki dan penggunaan pisau bubut harus seirama agar hasil bubutan menjadi cepat dan bagus. 

Hal ini berbeda dengan peralatan yang di gunakan saat ini yang menggunakan peralatan semi modern, dengan menggunakan penggerak dinamo listrik. Jika kita bandingkan dengan peralatan yang di gunakan dulu dengan sekarang tentu sangatlah berbeda. Dari hasilnya pun lebih halus dan proses pengerjaan tentu lebih cepat, sehingga ongkos dan biaya produksi menjadi hemat. 

Iwan Setiawan adalah salah seorang pengrajin bubut kayu cukup ternama di wilayah tersebut yang masih tetap menjalankan profesinya sampai saat ini. Pengalamannya dalam bidang bubut kayu sudah lama, bahkan lebih dari dua puluh tahun. Ia belajar menjadi seorang pengrajin bubut sejak kecil dari orang tuanya secara turun temurun. Bahkan dulu ketika belajar ia sangat mahir menggunakan peralatan bubut tradisional ( kejek ) tapi sekarang ia sudah mempunyai peralatan sendiri yang lebih bagus. 

Selain sebagai seorang pengrajin bubut kayu ia juga mahir dalam pembuatan produk produk mebel kayu, bahkan ia juga mahir dalam bidang seni pembuatan produk produk kerajinan dari kayu atau bambu seperti, membuat pion catur, berbagai produk kerajinan miniatur seperti, becak, gerobak, rumah tradisional, perahu layar, delman atau andong, sepeda kayu dan lain sebagainya. Makanya ia tidak pernah sepi dalam aktivitas pekerjaan sehari harinya. 

Pengrajin bubut kayu di sini umumnya hanya mengerjakan beberapa komponen atau bagian ( bahan ) dari produk mebel kayu saja, seperti, 
Tiang atau bagian komponen untuk tempat tidur, 
Kaki atau bagian komponen untuk kursi 
Kaki atau bagian komponen untuk meja. 
Bagian Komponen untuk lemari. 
Pagar untuk tangga rumah atau bahan dari kayu lainnya yang memerlukan pembubutan. 

Selain itu mereka juga bisa mengerjakan berbagai bahan komponen untuk produk produk kerajinan, seperti pion catur, vandel tiang bendera ukuran kecil, pegangan ( handle ) pintu dari kayu, bahan untuk pembuatan sandal rematik, alat untuk pijat refleksi kaki, gagang atau pegangan payung geulis dan berbagai produk kerajinan lainnya. 

Tapi sayang masalah klasik selalu timbul, keberadaan pengrajin bubut kayu di Tasikmalaya sekarang sudah mulai berkurang bahkan hampir langka. Mungkin hal ini berkurangnya pesanan produk mebel kayu dengan teknik bubut. atau muncul model dan bentuk baru yang tidak lagi memerlukan teknik tersebut atau tidak adanya ide ide baru yang membuat produk dengan hiasan bubut kayu bisa bertahan dan berkembang.

Untuk melihat lokasinya bisa di lihat di Google maps disini.