Sandal Tarumpah
Asli

sandal tarumpah laki
lihat detail
Payung Geulis
Kertas

Payung kertas Tasikmalaya
lihat detail
Payung Geulis
Kain

Payung geulis Tasikmalaya
lihat detail
Kipas Tangan
Tradisional

sandal tarumpah Ketokan
lihat detail

Produk Sandal Tarumpah yang kami jual adalah produk sandal Tarumpah asli bukan modifikasi atau produk kodian, di buat khusus pesanan menggunakan kulit asli dan karet mentah ( kref ) tidak di campur bahan lain.

Senin, 23 Februari 2015

Peralatan tradisional untuk pertukangan kayu


Berikut ini adalah beberapa alat alat tradisional untuk pertukangan kayu yang masih dan sering di gunakan para tukang kayu atau tukang mebel kayu, alat ini bisa disebut alat alat pertukangan, bahkan sebagian alat alat ini bisa saja di gunakan para tukang yang lain seperti tukang tembok atau tukang bangunan dan yang lainnya. Bahkan ada sebagian alat sering di gunakan para pembuat produk kerajinan. 

Di karenakan sebagian kata istilah menggunakan bahasa daerah sehari hari atau bahasa sunda maka akan ada perbedaan penyebutan nama dan istilah.berikut diantaranya,

Palu 
Untuk memukul bagian yang di perlukan seperti paku atau sebagai alat bantu lainnya 

penggaris unar
Unar alat pembuat garis
Unar 
Alat ini bisa di bilang peralatan yang sangat unik dan langka yang berfungsi untuk membuat garis pada bagian sisi kayu, dengan cara menempelkan bagian yang ada ujung pakunya kemudian di dorong mengikuti bagian sisi kayu sehingga bekas ujung payu yang runcing ada bekasnya dengan jarak dan ukuran sama.

Kampak /kapak 
Karena mempunyai dua fungsi sebagai pemukul dan pemotong atau pembelah kayu atau lainnya 
Bor tangan 
Alat untuk membuat lubang atau melobangi bagian bagian yang di perlukan 
Asahan atau gerinda 
Untuk mengasah peralatan yang perlukan terutama peralatan dari besi agar runcing seperti, kapak, parang, tatah atau pahat dan sebagainya.
Gergaji pembelah 
gergaji untuk membelah bagian kayu yang panjang atau memanjang 
Gergaji potong 
berguna untuk memotong bagian yang berukuran kecil, 

sugu manual tradisional
Sugu ( ketam ) manual tradisional
Sugu ( ketam ) 
berfungsi untuk mengahluskan bagian permukaan kayu Ada 3 sugu ( ketam ) yang biasa di gunakan yaitu 
 1. Sugu ( halang ) untuk menghaluskan permukaan kayu yang masih kasar, 
 2. Sugu penghalus ( licin )di gunakan untuk memperhalus permukaan kayu dan di gunakan pada tahap akhir setelah sebelumnya di haluskan dengan sugu halang. Kedua bentuk sugu atau ketam ini umumnya berukuran kecil atau sedang. 
3. Sugu panjang di gunakan untuk meluruskan bagian permukaan kayu terutama bagian permukaan sisi atau tepi. 

Sugu raut ( ketam kecil ) 
Bentuknya sangat kecil fungsinya hampir sama dengan sugu berukuran besar lainnya tapi fungsinya agak beda sugu ini untuk mengahluskan bagian bagian kecil yang tidak bisa di jangkau oleh sugu berukuran besar seperti pada permukaan yang melengkung atau lekuk kecil. 
Kikir 
Umumnya untuk mengasah gergaji
Meteran 
Untuk mengukur panjang kayu atau bagian bagian tertentu 
Pensil 
Alat penanda atau membuat garis dan bentuk yang di inginkan 
Tang atau gegep 
Untuk mencabut paku atau memotong paku 
Bedog atau parang 
Untuk memotong membelah bagian kayu 
Tatah atau pahat 
Sebagai alat untuk membuat lobang pada kayu umumnya berbantuk persegi atau bulat, selain bor 
Obeng 
Alat untuk mamasang skrup atau alat bantu lain 
Panunung 
adalah besi berukuran kecil dengan ujung runcing yang berfungsi sebagai alat bantu untuk mendorong ujung paku bagian atas atau mendorong paku yang menonjol keluar 
Amplas 
Untuk memperhalus bagian atau lapisan kayu 
Penggaris besar ( jidar ) Untuk alat bantu membuat garis lurus dengan pensil atau potlot
Pasekon 
Untuk mengukur sudut pada bagian kayu sudut yang sering di gunakan umumnya 45 derajat atau 90 derajat 

Pada jaman sekarang peralatan pertukangan sudah berkembang lebih maju lagi, sebagian besar alat alat sudah menggunakan penggerak listrik, seperti bor listrik, sugu ( ketam ) listrik, gergaji listrik, pahat dengan penggerak listrik, alat pemasang skrup dengan listrik dan lain sebagainya. Sehingga proses pengerjaan sebuah produk menjadi sangat mudah dan cepat, tapi meskipun begitu peralatan tradisional tetap masih di perlukan. Sebagai contoh alat sugu ( ketam ) penghalus yang manual masih di gunakan meskipun sugu listrik ada.